.

.

Rabu, 16 Januari 2013

Makalah Pengaruh Globalisasi Terhadap Perkembangan Bahasa Indonbnesia


PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA
Makalah
Di ajukan untuk memenuhi Mata kuliah Bahasa Indonesia
Dosen Pembibing: Bella Nurzaman, M. Pd
Disusun:
Susilowati
112070061/1A

Prodi Pendidikan Matematika
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI
CIREBON
2013

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul Pengaruh Globalisasi terhadap Perkembangan Bahasa Indonesia.
Makalah untuk memenuhi tugas Mata kuliah Bahasa Indonesia. Makalah ini secara luas  mengenai perkembangan bahasa Indonesia di era globalisasi dan pengaruh globalisasi terhadap perkembangan bahasa Indonesia.
Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik. Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.
Cirebon, Januari 2013

Penyusun



BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG MASALAH
Bahasa merupakan media untuk menyampaikan pesan atau informasi baik secara lisan maupun tulisan dari individu satu ke individu lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari kita menggunakan bahasa hampir di semua aktifitas, baik menggunakan bahasa lisan, bahasa tulisan, maupun bahasa tubuh. Sebuah bangsa pasti memiliki bahasanya sendiri, di Indonesia sendiri kita memiliki bahasa nasional yaitu bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa kita. Meskipun terkadang kita seringkali menggunakan bahasa Indonesia secara sembarangan, terutama di kalangan remaja saat ini. Itu semua karena berbagai pengaruh lingkungan dan  akibat dari perkembangan zaman globalisasi yang semakin pesat.
Dengan adanya globalisasi perkembangan tekhnologi pun semakin pesat dan pengaruh tekhnologi juga membuat penggunaan bahasa Indonesia yang kurang baik akibat menggunakan bahasa Indonesia di gabungkan dengan bahasa slang atau bahasa gaul itu sendiri sehingga anak-anak zaman sekarang ini lebih sering menggunakan bahasa slang atau bahasa gaul tersebut.

B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Apa yang dimaksud dengan globalisasi?
2.      Bagaimana perkembangan bahasa Indonesia di era globalisasi?
3.      Apa saja dampak globalisasi terhadap perkembangan bahasa Indonesia?
C.    TUJUAN
1.      Menjelaskan pengertian dari globalisasi.
2.      Menjelaskan perkembangan bahasa Indonesia di era globalisasi.
3.      Menyebutkan dampak dari globalisasi terhadap perkembangan bahasa Indonesia.
D.    MANFAAT
Bagi penulis dan pembaca dapat mengetahui bagaimana perkembangan bahasa Indonesia di era globalisasi dan dampak dari globalisasi terhadap perkembangan bahasa Indonesia.


BAB II
PEMBAHASAN
A.    PENGERTIAN GLOBALISASI
Menurut asal katanya kata "globalisasi" diambil dari kata global yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan kecuali sekedar definisi kerja (working definition). Sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa di dunia makin terikat satu sama lain dan mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan semua batasan-batasan geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.
Di sisi lain ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa. Sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadap pertumbuhan globalisasi. Dari sudut pandang ini globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia. Dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. Bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985.
Scholte melihat bahwa ada beberapa definisi yang dimaksudkan orang dengan globalisasi:
1.      Internasionalisasi
Globalisasi diartikan sebagai meningkatnya hubungan internasional. Dalam hal ini masing-masing negara tetap mempertahankan identitasnya masing-masing, namun menjadi semakin tergantung satu sama lain.
2.      Liberalisasi
Globalisasi juga diartikan dengan semakin diturunkan batas antarnegara, misalnya hambatan tarif ekspor impor, lalu lintas devisa, maupun migrasi.
3.      Universalisasi
Globalisasi juga digambarkan sebagai semakin tersebarnya hal material maupun imaterial keseluruh dunia. Pengalaman di satu lokalitas dapat menjadi pengalaman seluruh dunia.
4.      Westernisasi
Westernisasi adalah salah satu bentuk dari universalisasi dengan semakin menyebarnya pikiran dan budaya dari barat sehingga mengglobal.
5.      Hubungan transplanetari dan suprateritorialitas
Arti kelima ini berbeda dengan keempat definisi di atas. Pada empat definisi pertama, masing-masing negara masih mempertahankan status ontologinya. Pada pengertian yang kelima, dunia global memiliki status ontologi sendiri bukan sekadar gabungan negara-negara.

B.     PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI
Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi bangsa Indonesia. Oleh karena itu bahasa Indonesia mempunyai peranan penting dalam membangun manusia Indonesia seutuhnya.selain itu bahasa Indonesia  juga sebagai jati diri bangsa Indonesia perlu dibina oleh setiap warga negara Indonesia terutama dalam era globalisasi ini, hal ini diperlukan agar bangsa Indonesia tidak terbawa arus oleh pengaruh dan budaya asing yang jelas-jelas tidak sesuai dengan bahasa dan budaya bangsa Indonesia.
Pengaruh dari luar atau pengaruh asing ini sangat besar kemungkinannya terjadi pada era globalisasi ini. Batas antarnegara yang sudah tidak jelas dan tidak ada lagi, serta pengaruh alat komunikasi yang begitu canggih harus dihadapi dengan mempertahankan  jati diri bangsa Indonesia, termasuk jati diri bahasa Indonesia. Yang penulis maksud disini adalah tentang kedisiplinan berbahasa nasional, yaitu pematuhan aturan-aturan yang berlaku dalam bahasa Indonesia dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi pemakaiannya.
Tujuan utama pembinaan bahasa Indonesia ialah menumbuhkan dan membina sikap positif terhadap bahasa Indonesia. Untuk menyatakan sikap positif ini dapat dilakukan dengan suka memakai bahasa Indonesia daripada bahasa asing dan bersedia menjaga agar pengaruh asing tidak terlalu berlebihan. . Yang perlu dipahami adalah sikap positif terhadap bahasa Indonesia ini tidak berarti sikap berbahasa yang tertutup dan kaku. Bangsa Indonesia tidak mungkin menuntut kemurnian bahasa Indonesia (sebagaimana aliran purisme) dan menutup diri dari saling pengaruh dengan bahasa daerah dan bahasa asing. Oleh karena itu, bangsa Indonesia harus bisa membedakan mana pengaruh yang positif dan mana pengaruh yang negatif terhadap perkembangan bahasa Indonesia. Sikap positif seperti inilah yang bisa menanamkan percaya diri bangsa Indonesia bahwa bahasa Indonesia itu tidak ada bedanya dengan bahasa asing lain.
Era globalisasi merupakan tantangan bagi bangsa Indonesia untuk dapat mempertahankan diri di tengah-tengah pergaulan antarbangsa yang sangat rumit. Untuk itu, bangsa Indonesia harus mempersiapkan diri dengan baik dan penuh perhitungan. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah masalah jati diri bangsa yang diperlihatkan melalui jati diri bahasa. Jati diri bahasa Indonesia memperlihatkan bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa yang sederhana, tata bahasanya mempunyai sistem sederhana, mudah dipelajari, dan tidak rumit. Kesederhanaan dan ketidakrumitan inilah salah satu hal yang mempermudah bangsa asing ketika mempelajari bahasa Indonesia. Setiap bangsa asing yang mempelajari bahasa Indonesia dapat menguasai dalam waktu yang cukup singkat. Namun, kesederhaan dan ketidakrumitan tersebut tidak mengurangi kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia dalam pergaulan dan dunia kehidupan bangsa Indonesia di tengah-tengah pergaulan antarbangsa. Bahasa Indonesia telah membuktikan diri dapat dipergunakan untuk menyampaikan pikiran-pikiran yang rumit dalam ilmu pengetahuan dengan jernih, jelas, teratur, dan tepat. Bahasa Indonesia menjadi ciri budaya bangsa Indonesia yang dapat diandalkan di tengah-tengah pergaulan antarbangsa pada era globalisasi ini. Bahkan, bahasa Indonesia pun saat ini menjadi bahan pembelajaran di negara-negara asing seperti Australia, Belanda, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Cina, dan Korea Selatan.

C.    DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA
Dengan semakin berkembangnya teknologi di dalam kehidupan kita akan berdampak juga pada perkembangan dan pertumbuhan bahasa sebagai sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi. Di dalam era globalisasi itu, bangsa Indonesia harus ikut berperan di dalam dunia persaingan bebas. Konsep-konsep dan istilah baru di dalam pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi secara tidak langsung memperkaya khasanah bahasa Indonesia. Dengan demikian, semua produk budaya akan tumbuh dan berkembang pula sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu, termasuk bahasa Indonesia, sekaligus berperan sebagai prasarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan IPTEK itu.
Dengan jumlah penduduk yang banyak mengakibatkan bahasa Indonesia sangat rentan terhadap pengaruh era globalisasi. Baik pengaruh secara positif maupun pengaruh negatif.
1.      Dampak positif
a.       Bahasa Indonesia mulai dikenal oleh dunia internasional.
Terbukti ada beberapa Universitas di luar negeri yang mempunyai fakultas Sastra Bahasa Indonesia. Karena menurut mereka negeri kita ini adalah negeri yang subur dan kaya raya. Yang mempunyai bermacam-macam budaya, flora-fauna, serta potensi-potensi lainnya.
b.      Meningkatnya pengetahuan masyarakat internasional tentang bahasa Indonesia.
Dengan perkembangan tekhnologi saat ini seperti TV penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar  dalam pembacaan berita misalnya yang disaksikan oleh masyarakat Indonesia. Masyarakat akan banyak mendengarkan bahasa Indonesia yang baik dan benar sehingga akan mempengaruhi  berkembangnya bahasa Indonesia yang baik dan benar.
c.       Meningkatnya terjemahan buku-buku kedalam Bahasa Indonesia.
d.      Pengaruh global teknologi akan memperkaya kosa kata bahasa Indonesia.
Pertukarang informasi dari bahasa asing (terutama bahasa Inggris) mempunyai pengaruh terhadap bahasa Indonesia yang tidak dapat dibendung lagi. Contohnya information menjadi informasi. 
2.      Dampak negatif
a.       Masyarakat  Indonesia tidak menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang konsumtif dan penasaran serta  suka dengan hal baru. Terutama sekali dengan adanya berbagai perubahan pada berbagai peralatan elektronik. Hal ini sangat berdampak buruk terhadap pola berpikir masyarakat. Misalnya pada kalangan remaja dengan adanya internet, anak-anak sekarang ini senang bermain jejaring sosial seperti facebook. Dengan adanya jejaring sosial seperti facebook terkadang melalui jejaring sosial tersebut anak-anak banyak mengggunakan bahasa gaul sehingga tidak lagi memperhatikan kaidah penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
b.      Berkurangnya minat generasi muda untuk mempelajari bahasa Indonesia.
Generasi muda cenderung untuk lebih menyukai sesuatu yang modern atau maju. Dengan masuknya budaya-budaya asing dan bahasanya tentu lebih menarik bagi sebagian besar generasi muda untuk dipelajari.
c.       Bercampurnya Bahasa Indonesia dengan  bahasa-bahasa asing.
Banyak masyarakat  yang lebih bangga dan membangga-banggakan menggunakan bahasa negeri orang lain. Atau malah mencampur-campur bahasa Indonesia dengan bahasa asing. Hal ini sering terjadi di masyarakat. Baik  secara lisan maupun tulisan-tulisan di sms (sort messsage servis) dan di dunia maya (facebook, tweeter, dll).
d.      Memperkaya kosakata bahasa Indonesia.
e.       Hilangnya budaya tradisional.
Dengan adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat hilangnya budaya anak-anak bermain permainan tradisional. Anak-anak sekarang cenderung lebih menyukai permainan berbasis online daripada bermain di lapangan. Permainan online yang digemari sering membuat anak lupa waktu dan tidak tertarik pada pelajaran sekolah. Orang tua harus bisa mengontrol dan mengawasi anak supaya tidak mengubah pola pikiran mereka kearah yang negatif.


BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional yang harus kita jaga karena perkembangan bahasa Indonesia terletak di tangan pemakai bahasa Indonesia sendiri. Baik buruknya, maju mundurnya, dan tertatur kacaunya bahasa Indonesia merupakan tanggung jawab setiap orang yang mengaku sebagai warga negara Indonesia yang baik. 
Kita harus lebih dapat menghargai bahasa Indonesia dengan cara lebih senang menggunakan bahasa Indonesia dibandingkan dengan bahasa asing dan terus bangga dengan bahasa yang telah kita miliki. Bahasa Indonesia harus terus dibina dan dikembangkan sedemikian rupa sehingga menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia dalam pergalan antarbangsa pada era globalisasi ini.
Perkembangan bahasa Indonesia di era globalisasi ini ada yang berdampak positif dan ada pula yang berdampak negatif namun sebagai masyarakat yang memiliki jiwa nasionalisme kita sebaiknya mempertahankan dampak-dampak positif yang ada serta dampak memperbaiki dampak negatif yang ada demi menjaga eksistensi bahasa Indonesia di mata dunia saat ini.
B.     SARAN
Setelah kita mempelajari bagaimana perkembangan bahasa Indonesia di era globalisasi ini, kita harus dapat lebih mengerti bagaimana cara menyikapi perkembangan globalisasi yang dewasa ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan bahasa Indonesia. Kita harus mampu memilah mana yang memberikan dampak positif dan mana yang memberikan dampak negatif terhadap perkembangan bahasa Indonesia.
Sebagai warga Indonesia yang baik, seharusnya kita mampu untuk mempertahankan keaslian dan keeksistensian bahasa Indonesia di kalangan masyarakat Indonesia atau pun di mata dunia. Bahasa Indonesia yang merupakan bahasa nasional sebaiknya dijaga terutama oleh kita para kalangan remaja yang akan menjadi penerus bangsa dan kita juga sebaiknya sebagai kalangan yang terpelajar belajar untuk membiasakan diri menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

DAFTAR PUSTAKA
Agus, Herdiansyah. (2012). Dampak Posotif dan Negatif Globalisasi Terhadap BahasaIndonesia. [online]. Tersedia: http://herdiansyahagus.blogspot.com/2012/04/dampak-positif-dan-negatif-globalisasi.html. [15 Januari 2013]
Hidayani, Nur. (2012). Perkembangan Bahasa Indonesia di Era Globalisasi. [online]. Tersedia: http://menurhidayani.blogspot.com/2012/12/perkembangan-bahasa-indonesia-di-era.html. [9 Januari 2013]
Kurniawan, Nuri. (2012). Pengertian Globalisasi. [online]. Tersedia: http://awandragon.blogspot.com/2012/03/pengertian-globalisasi.html. [15 Januari 2013]
Hidayani, Menur. (2012). Perkembangan Bahasa Indonesia di Era Globalisasi. [online]. Tersedia: http://menurhidayani.blogspot.com/2012/12/perkembangan-bahasa-indonesia-di-era.html. [9 Januari 2013]






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar